Lubang Tambang Batubara di Kalimantan Timur terus Memakan Korban
Bertepatan peringatan Hari Anti Tambang, di Kalimantan Timur [Kaltim] anak usia 10 tahun meninggal di lubang bekas galian tambang [29/5/2019]. Korban adalah NAD, yang merupakan siswi kelas IV SD Islam JM, Samarinda. Menurut catatan Jaringan Advokasi Tambang [Jatam] Kalimantan Timur , kronologi kematian NAD bermula saat korban bermain di sekitar lubang tambang menganga seluas 2,31 hektar, tanpa penjaga. Dinamisator Jatam Kaltim, PR mengatakan, korban tewas di lubang bekas tambang PT. IBP. Dari keterangan saksi mata, korban terperosok tenggelam. NAD sempat mendapatkan perawatan di RSUD IA Moeis, namun dinyatakan meningga pada 17.30 WITA. “NAD adalah korban ke-34 selama delapan tahun terakhir. Kalimantan Timur bukan Provinsi ramah anak. Pemerintah abai akan hal ini,” katanya. PR menambahkan, lubang PT. IBP dibiarkan begitu saja, tidak ada pagar pembatas, tidak ada papan peringatan kawasan berbahaya, tidak ada petugas. “Kejadian ini sama dengan 33 kasus kematian anak lainnya....