Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
NAMA : NADYA KHAVIRA PUTRI
NPM : 26217746
KELAS : 4EB10
Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia
Pengertian manajemen sumber daya manusia menurut
Melayu SP. Hasibuan adalah ilmu dan seni mengatur dan peran hubungan kerja agar
dapat secara efektif dalam rangka membantu mewujudkan tujuan perusahaan,
karyawan dan masyarakat.
Pengertian manajemen sumber daya manusia menurut
Mary Parker Follett adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi
melalui pengaturan orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang
diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu
sendiri.
Pengertian manajemen sumber daya manusia menurut
Handoko adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan
sumber daya manusia untuk mencapai titik tujuan-tujuan individu maupun
organisasi.
Etika & Perilaku
Menurut K. Bertens etika adalah nilai-nilai dan norma-norma moral, yang menjadi pegangan bagi
seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur perilaku.
Menurut W. J. S.
Poerwadarminto etika merupakan studi tentang prinsip-prinsip
moralitas (moral).
Menurut Prof. DR. Franz
Magnis Suseno etika adalah ilmu yang mencari orientasi atau ilmu
yang memberikan arah dan pijakan dalam tindakan manusia.
Menurut Ensiklopedi
Amerika, perilaku diartikan sebagai suatu aksi dan reaksi organisme terhadap
lingkungannya, hal ini berarti bahwa perilaku baru akan terwujud bila ada
sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan tanggapan yang disebut rangsangan,
dengan demikian maka suatu rangsangan tertentu akan menghasilkan perilaku
tertentu pula. Robert Y. Kwick (1972).
Fungsi
etika diantaranya :
- Tempat untuk mendapatkan orientasi kritis yang berhadapan dengan
berbagai suatu moralitas yang membingungkan.
- Untuk menunjukan suatu keterampilan intelektual yakni suatu
keterampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis.
- Untuk Orientasi etis ini diperlukan dalam mengambil suatu sikap yang
wajar dalam suasana pluralisme.
Tantangan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di Masa
Depan
MSDM tidak lepas dari berbagai
tantangan baik di masa sekarang maupun di masa mendatang, tantangan tersebut
dibagi menjadi beberapa bagian :
1.
Tantangan Eksternal atau Lingkungan
Untuk tantangan
ini, manajemen personalia harus memantau secara terus-menerus perkembangan
lingkungan bisnisnya serta perubahan apa saja yang terjadi.
2.
Tantangan Internal Organisasi
Langkah-langkah
yang dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan ini adalah ;
a.
Tingkatkan
kontrol untuk mencegah, dengan berusaha agar setiap masalah dapat diselesaikan
secepat mungkin sebelum berkembang menjadi masalah besar.
b.
Bertindak
proaktif dalam arti aktif melakukan upaya untuk mengambil langkah-langkah untuk
menyelesaikan, sebelum masalah keluar dari kendali.
c.
Organisasi / perusahaan
membutuhkan manajer yang mampu bekerja dalam menghadapi persaingan secara
fleksibel.
3.
Tantangan Individual Organisasi
Tantangan
individual organisasi meliputi :
a.
Keserasian antara pekerja dengan organisasinya,
b.
Tanggungjawab etnis dan sosial,
c.
Produktivitas,
d.
Pelimpahan kekuasaan / kewenangan, dan
e.
Penyaluran buah pikiran.
4.
Tantangan Faktor Eksternal Organisasi
Yang termasuk
faktor-faktor ini adalah tenaga
kerja, hukum / peraturan, persaingan, konsumen, serta perubahan teknologi,
ekonomi, dan masyarakat. Untuk menghadapinya maka manajemen personalia dapat
melakukan langkah-langkah berikut :
a.
Pengawasan terhadap lingkungan, untuk mengidentifikasi
perubahan dalam variabel lingkungan.
b.
Mengevaluasi dampak perubahan lingkungan.
c.
Ambil tindakan proaktif dari perubahan lingkungan yang
terjadi.
d.
Dapatkan dan analisis umpan balik.
5.
Tantangan Lainnya
a.
Masih banyak manajer puncak dan manajer bawahan, yang
tidak menyadari, tidak mengerti, dan tidak melaksanakan tanggung jawab mereka
dalam mengelola SDM masing-masing.
b.
Manajemen SDM
juga perlu melakukan riset secara komprehensif terhadap terjadinya era
reformasi dan transformasi struktur masyarakat, serta bagaimana implikasinya
bagi peningkatan dan pengembangan kualitas kehidupan SDM.
c.
Tantangan Kemajuan Teknologi yang memberi dampak
terjadinya perubahan pada industri secara keselurahan maupun rancangan
pengaturan kegiatan dan mendayagunakan sdm yang mengikuti perkembangan zaman.
d.
Persaingan global
yang semakin ketat, yaitu meningkatkan daya saing bangsa dalam menciptakan
inovasi-inovasi dan kreatifitas.
Serta
masih banyak tantangan-tantangan lainnya.
Kompetisi Global
Pada era saat ini, persaingan SDM
tidak hanya di dalam negeri, melainkan sudah global. Dengan mengacu pada karakteristik bisnis
masa depan (globalisasi) yang dihadapi perusahaan di Indonesia maka perlu
dirumuskan strategi yang tepat dengan mempertimbangkan aktivitas manajemen
antara lain :
Prediksi
SDM secara kualitatif dan kuantitatif melalui penelitian.
- Rekrutmen dan seleksi berdasarkan
pada faktor kemampuan, kepribadian yang positif, bermotivasi tinggi,
nilai-nilai yang menunjang misi, visi serta strategi masa depan.
- Orientasi atau indection berdasarkan
budaya perusahaan.
- Pelatihan serta pengembangan
mengacu pada kompeten, motivasi, dan nilai-nilai yang diharapkan serta
hasilnya dapat diukur.
- Pemeliharaan dilakukan dengan
memperhatikan hak dan kewajiban karyawan secara seksama.
- Penilaian prestasi.
- Penanaman nilai yang menekankan
pada paradigma learning organization dan budaya
organisasi.
- Memperhatikan faktor-faktor
eksternal.
- Jalur karir karyawan.
- Struktur organisasi.
Referensi
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-etika/
https://ekonomimanajemen.com/tantangan-manajemen-sumber-daya-manusia/
https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/strategi-sdm-menghadapi-persaingan-global-84
Komentar
Posting Komentar