Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM)
NAMA : NADYA KHAVIRA PUTRI
NPM : 26217746
KELAS : 4EB10
Pengertian Perencanaan SDM
Perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Resource Planning (HRP) adalah
Proses peramalan sistematis yang menghubungkan kebutuhan sumber daya manusia
suatu organisasi dengan rencana strategisnya untuk memastikan bahwa
kepegawaiannya memadai, berkualitas, dan cukup kompeten untuk mencapai tujuan
organisasinya. Perencanaan SDM menjadi elemen organisasi yang sangat penting
untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dan mengurangi pergantian karyawan. Perencanaan Sumber Daya
Manusia bertanggung jawab untuk mengatur orang yang tepat untuk pekerjaan yang
tepat dari semua sumber yang tersedia. Selain itu, Perencanaan SDM juga
mengantisipasi kekosongan yang timbul karena promosi, transfer, pensiun,
pemutusan hubungan kerja, sehingga bisnis perusahaan yang bersangkutan tidak
terpengaruh dari kekosongan tersebut.
Tujuan Perencanaan SDM
1.
Untuk menjamin tersedianyatenaga kerja masa kini mauoun
masa depan sehingga setiap pekerjaan ada yang mengerjakannya.
2.
Untuk menentukan kualitas dan kuantitas karyawan yang
akan menduduki jabatan dalam perusahaan.
3.
Untuk menghindari terjadinya missmanajemen dan tumpang
tindih dalam pelaksanaan tugas.
4. Untuk menjadi pedoman dalam menetapkan program rekrut,
seleksi, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan,
dan pemberhentian karyawan, juga dalam penilaian karyawan.
5.
Untuk mempermudah koordinasi, integrasi, dan
sinkronisasi, sehingga produktivitas kerja meningkat.
Faktor-faktor Perencanaan SDM
1.
Lingkungan Ekternal
Perubahan – perubahan lingkungan sulit di prediksi dalam jangka pendek
dan kadang – kadang tidak mungkin diperkirakan dalam jangka yang panjang.
Perkembangan ekonomi mempunyai pengaruh yang sangat besar tetapi sulit
diestimasikan. Sebagai salah satu contoh inflasi pengangguran dan tingkat bunga
yang sering terjadi merupakan faktor penentu kondisi bisnis yang dihadapi
perusahaan. Kondisi politik hukum mempunyai implikasi pada perencanaan sumber
daya manusia melalui berbagai bidang di bagian personalia, perubahan sikap,
perilaku dan sebagainya. Sedangkan perubahan – perubahan teknologi sekarang ini
tidak hanya sulit diramal tetapi juga sulit dinilai. Perkembangan komputer
secara dahsyat merupakan contoh jelas perubahan teknologi menimbulkan gejolak
sumber daya manusia.
Para pesaing merupakan suatu tantangan ekternal lainnya yang akan
mempengaruhi permintaan sumber daya manusia organisasi. Sebagai contoh
“pembajakan” manajer akan memaksakan perusahaan akan selalu menyiapkan
pengantinya melalui antisipasi dalam perencanaan sumber daya manusia.
2.
Keputusan – keputusan Organisasional
Berbagai keputusan pokok organisasional mempengaruhi permintaan sumber
daya manusia. Rencana strategi perusahaan adalah keputusan yang paling
berpengaruh. Ini mengikat perusahaan dalam jangka waktu yang panjang untuk
mencapai sasaran – sasaran seperti tingkat tingkat pertumbuhan produk baru atau
segmen baru. Sasaran tersebut menentukan jumlah dan kualitas karyawan yang di
butuhkan di dalam waktu yang akan datang. Dalam jangka pendek para perancana
menterjemahkan rencana – rencana strategis menjadi oprasional dalam bentuk
anggaran. Besar anggaran tepengaruh jangka pendek yang paling berarti pada
kebutuhan sumber daya manusia. Forecast penjualan dan produksi meskipun tidak
setepat anggaran juga menyebabkan perubahan kebutuhan personalia. Jangka
pendek. Perluasan usaha berarti kebutuhan sumber daya manusia baru. Begitu
juga, reorganisasi atau perancangan kembali pekerjaan-pekerjaan dapat secara
radikal merubah kebutuhan dan memerlukan berbagai tingkat keterampilan yang
berbeda dari para karyawan di masa mendatang.
3.
Faktor-faktor Persediaan Karyawan
Permintaan sumber daya manusia dimodifakasi oleh kegiatan-kegiatan
karyawan. Pensiun, permohonan berhenti, terminasi, dan kematian semuanya
menaikkan kebutuhan personalia. Data masa lalu tentang faktor-faktor tersebut
dan trend perkembangannya bisa berfungsi sebagai pedoman perencanaan yang
akurat.
Internal/External Supply of Labor
- Internal
supply of labour : Tersedia melalui transfer, promosi, pensiunan
karyawan & penarikan kembali karyawan yang di-PHK, dll.
- External
supply of labour: Ketersediaan tenaga kerja di pasar dan
rekrutmen baru.
Hubungan antara Perencanaan SDM
dengan Anggaran
Hubungan antara perencanaan SDM dengan anggaran
dapat dilihat dalam beberapa hal sebagai berikut :
1.
Anggaran merupakan pusat pertemuan antara polotik dengan
administrasi publik, dan merupakan proses lewat mana konflik-konflik nilai
diatasi dan diterjemahkan ke dalam program-program kongret melalui
pengalokasian sumber-sumber daya yang langka ke tujuan-tujuan program.
2.
Karena gaji dan tunjangan merupakan 50 hingga 70% dari
pengeluaran instansi pemerintah, nota keuangan yang paling vital yang
disampaikan oleh pimpinan eksekutif, atau dianggarkan oleh lembaga legislatif,
merupakan pengeluaran untuk gaji dan tunjangan. Alat yang paling umum digunakan
oleh lembaga legislatif untuk mempengaruhi besarnya dan arah dari program
instansi adalah pembatasan anggaran atas sejumlah kedudukan dan dialokasiakan
untuk suatu instansi, dan tingkat gaji dan tunjangan yang diperuntukkan bagi
jabatan-jabatan instansi pemerintah. Oleh karena itu persiapan anggaran dan
proses persetujuan merupakan saran melalui mana lingkup dari pada administrasi
publik perhubungan dengan lonteks politik lebih luas.
3.
Perencanaan sumber daya manusia merupakan aspek manajemen
kepegawaian pemerintah yang menjabati antara lingkungan politik luar dan
aktivitas-aktivitas inti seperti analisis pekerjaan, uraian pekerjaan, evaluasi
pekerjaan, dan imbalan/kompensasi.
Anggaran dan Manajemen Keuangan
Suatu perusahaan didirikan dengan maksud
untuk mencapai tujuan. Agar tujuan tersebut dapat tercapai diperlukan suatu
perencanaan dan pengendalian yang baik melalui anggaran.
Pengertian Anggaran :
§ Pengertian anggaran menurut M. Munandar dalam
bukunya “Budgeting, Perencanaan Kerja, Pengkoordinasian Kerja, Pengawasan
Kerja”, yaitu :“Anggaran adalah suatu rencana yang disusun secara sistematis
yang meliputi segala kegiatan, yang dinyatakan dalan unit (kesatuan) moneter
dan berlangsung untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang”.
§ Pengertian anggaran menurut Mulyadi dalam bukunya
“Akuntansi Manajemen”, sebagai berikut : “Anggaran merupakan suatu rencana
kerja yang dinyatakan secara kuantitatif, yang diukur dalam satuan moneter
standar dan satuan ukuran yang lain, yang mencakup jangka waktu satu tahun”.
§ Sedangkan pengertian anggaran menurut Narumondang
Bulan Siregar dalam bukunya “Penyusunan Anggaran Perusahaan Sebagai Alat
Manajemen Dalam Pencapaian Tujuan”, menyatakan bahwa : “Anggaran adalah suatu
pendekatan yang formal dan sistematis dari pelaksanaan tanggung jawab manajemen
didalam perencanaan, koordinasi, dan pengawasan”.
Dari uraian diatas dapat ditarik
kesimpulan bahwa anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara
sistematik yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan yang dinyatakan dalam
kesatuan moneter, berlaku untuk jangka waktu tertentu yang akan datang dan
merupakan tanggungjawab pelaksanaan fungsi manajer dari segi perencanaan,
koordinasi dan pengawasan.
Penyusunan Anggaran menurut Mulyadi dalam bukunya “Akuntansi Manajemen
(Konsep, Manfaat dan Rekayasa)”, yang dimaksud dengan penyusunan anggaran
adalah sebagai berikut :
§ Penyusunan anggaran merupakan proses penetapan peran
setiap manajer dalam melaksanakan program anggaran.
§ Penyusunan anggaran biasanya dilaksanakan oleh
komite anggaran, komite tersebut anggotanya terdiri atas para manager pelaksana
fungsi-fungsi pokok perusahaan sesuai dengan prinsip keperansertaan. Anggota
tersebut meliputi manager pemasaran, manager produksi, manager teknik, manager
keuangan, dan manager akuntansi.
Definisi
Manajemen Keuangan menurut Bambang Riyanto adalah keseluruhan aktivitas
perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan
dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta
usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
Sedangkan, definisi Manajemen Keuangan
menurut para ahli dapat Anda baca dibawah ini :
§ Liefman : Manajemen Keuangan merupakan usaha untuk
menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapat atau memperoleh aktiva.
§ Suad Husnan : Manajemen Keuangan ialah manajemen
terhadap fungsi-fungsi keuangan.
§ Grestenberg : how business are organized to acquire
funds, how they acquire funds, how the use them and how the prof ts business
are distributed.
§ James Van Horne : Manajemen Keuangan adalah segala
aktivitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva
dengan tujuan menyeluruh.
§ J. L. Massie : Manajemen keuangan adalah kegiatan
operasional bisnis yang bertanggung jawab untuk memperoleh dan menggunakan dana
yang diperlukan untuk sebuah operasi yang efektif dan efisien.
§ Howard & Upton : Manajemen keuangan adalah
penerapan fungsi perencanaan & pengendalian fungsi keuangan.
§ JF Bradley : Manajemen keuangan adalah bidang
manajemen bisnis yang ditujukan untuk penggunaan model secara bijaksana &
seleksi yang seksama dari sumber modal untuk memungkinkan unit pengeluaran
untuk bergerak ke arah mencapai tujuannya.
Forecasting SDM
§ Inkrementalisme (atau dekrementalisme) merupakan
metode perkiraan yang memproyeksikan perubahan-perubahan garis lurus dalam
kebutuhan pegawai berdasarkan fluktuasi anggaran.
§ Collective opinion, teknik ini meliputi pengumpulan
informasi dari berbagai sumber didalam dan diluar organisasi dan kemudian
mencapai kesepakatan kelompok mengenai penafsiran data tersebut.
§ Categorical and Cluster forecasting, teknik kategori
ini memperkirakan kebutuhan lebih lanjut untuk berbagai kelompok kedudukan dan
teknik kluster ini memperkirakan kelompok-kelompok bersama kedudukan tersebut
dengan syarat dan tuntutan akan ketrampilan umum. Ini sering dipakai dalam
organisasi yang besar.
§ Modeling, metode ini menggunakan matematis dan
komputer dimana para manager harus menggunakan teknik-teknik model untuk
memperkirakan permintaan dan penawaran sumber daya manusia. Asumsi ini
didasarkan pada keadaan ekonomi, perkembagan teknologi, sistem pendidikan,
persaingan para majikan, sifat dasar pasar tenaga kerja, sistem kompensasi,
jumlah lowongan dan praktek rekruitmen.
Referensi
https://www.ilmu-ekonomi-id.com/2018/02/pengertian-dan-tujuan-perencanaan-sdm.html
https://vicktorsamuel.wordpress.com/2013/10/18/sistem-perencanaan-sumber-daya-manusia/
http://yantipuji.blogspot.com/2013/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
Komentar
Posting Komentar